Soal Klasifikasi Materi dan Perubahannya

Soal dan Jawaban IPA Kelas 7 – Klasifikasi Materi dan Perubahannya

Pengertian Materi

Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan volume. Materi dapat menempati ruang tertentu karena memiliki volume.

Berdasarkan sifat kimianya, materi dibagi menjadi beberapa golongan/ klasifikasi materi, meliputi:

  • unsur
  • senyawa
  • campuran.

Pengertian Unsur

Unsur adalah zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contoh dari unsur adalah Emas, aluminium, besi, tembaga, dan lain–lain.

Berdasarkan sifat fisika dan sifat kimianya, unsur-unsur dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu:

  • unsur logam,
  • unsur non logam
  • unsur metaloid

Unsur logam

Unsur logam memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  • berwujud padat pada suhu kamar, (kecuali raksa dan sesium berbentuk cair).
  • Bersifat konduktor atau penghantar listrik yang baik.
  • Mengkilap jika di gosok.
  • Dapat ditempa dan dapat diregangkan.
  • Contoh unsur logam adalah aluminium, besi (ferrum), emas (aurum), tembaga (cuprum), perak (argentum), dan raksa (hydrargirum).

Unsur non logam

Pada suhu kamar, wujud zat unsur non logam ada yang berbentuk zat padat, zat cair, dan gas.

Unsur non logam umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • rapuh atau getas (mudah patah), contohnya karbon.
  • bersifat isolator atau tidak menghantarkan listrik, kecuali grafit atau karbon
  • tidak mengkilap meskipun digosok, kecuali intan.

Di bawah ini merupakan contoh-contoh unsur non logam;

  • hidrogen,
  • nitrogen,
  • oksigen,
  • karbon,
  • belerang,
  • fosfor,
  • klorin,
  • iodin,
  • helium.

Unsur semilogam (metaloid)

Unsur metaloid adalah unsur-unsur yang mempunyai sifat peralihan dari logam ke non logam sehingga mempunyai sebagian sifat logam maupun sifat non logam.

Unsur ini umumnya bersifat semikonduktor, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembuat komponen elektronik seperti transistor, IC dan dioda. Contoh unsur metaloid adalah silikon, boron, dan arsen.

Senyawa

Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi dua buah unsur atau lebih secara kimia. Contoh senyawa adalah Air (H2O), garam dapur (NaCl), Asam cuka (CH3COOH), dan lain – lain.

Senyawa Asam, Basa, dan Garam

Senyawa Asam

Asam adalah suatu senyawa yang memiliki tingkat keasaman di bawah 7 (< 7).

Senyawa asam memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  • Memiliki rasa asam
  • Dapat mengubah warna lakmus biru menjadi merah,
  • Biasanya, asam mineral bersifat korosif karena dapat mengiritasi dan merusak jaringan kulit serta melubangi benda yang terbuat dari kayu atau kertas jika konsentrasinya pekat.
  • Larutan asam dapat bereaksi dengan logam menghasilkan gas hidrogen dan larutan garam.

Senyawa Basa

Basa adalah senyawa yang memiliki tingkat keasaman di atas 7 (> 7). Zat yang bersifat basa dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sabun mandi, detergen, pasta gigi, pemutih, dan lain sebagainya.

Senyawa basa umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki rasa pahit dan terasa licin di kulit
  • Dapat mengubah warna lakmus merah menjadi biru
  • Dapat menetralkan sifat asam
  • Bersifat kaustik atau dapat merusak kulit.

Garam

Garam adalah senyawa yang di bentuk dari reaksi antara larutan asam dan basa. Garam berwujud padatan kristal yang diperoleh dari penguapan air laut berasal dari larutan garam yang bercampur dengan air laut dan mineral lainnya yang terdapat di dalam air laut.

Karena mengalami penguapan, air laut yang semula berwujud cair akan menguap dan yang tertinggal hanya butiran garamnya saja yang berwujud padat kristal.

Garam memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Larutan garam dapat menghantarkan listrik.
  • Garam memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi.
  • Umumnya, garam dapat larut dalam air.
  • Bersifat kaustik atau dapat merusak kulit.
  • Biasanya, garam dapat larut dalam air.
  • Garam dapat bersifat asam, basa, atau netral. Sifat tersebut tergantung pada zat pembentukannya.

Indikator Asam Basa

Indikator adalah bahan atau alat yang digunakan untuk mengenali sifat suatu senyawa (asam, basa, atau netral). Indikator asam basa terdiri atas dua jenis, yaitu indikator alami dan indikator buatan.

Indikator Alami

Indikator alami dapat diperoleh dari bagian tumbuhan berwarna, dapat berupa bunga, daun, buah, biji, atau akarnya. Contohnya, kunyit, bunga sepatu, kulit manggis, dan lain-lain.

Indikator Buatan

Indikator buatan terdiri dari berbagai jenis, yaitu kertas lakmus, kertas indikator universal, larutan indikator, dan pH meter.

Alat tersebut juga mudah dipakai dan dibawa ke mana-mana.

Campuran

Suatu zat atau materi yang terbentuk dari penggabungan dua buah zat tunggal atau lebih dengan perbandingan yang tidak tetap. Contoh: air dan gula, air dan garam, air dan pasir, dan lain-lain.

Campuran Homogen

Campuran yang homogen disebut dengan larutan, contohnya: campuran air dan gula.

Campuran Heterogen

Campuran heterogen adalah campuran antara dua jenis atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih bisa dibedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Contohnya campuran antara serbuk besi dengan pasir, campuran antara air dan minyak. Dan lain – lain.

Campuran heterogen dibagi menjadi dua yaitu suspensi, yang merupakan campuran heterogen di mana partikel-partikelnya akan terlihat dengan mata telanjang; dan Koloid, yakni campuran dua macam zat atau lebih yang bersifat antara larutan dan suspensi. Dilihat sepintas koloid tampak homogen, tetapi jika dilihat dengan mikroskop ultra bersifat heterogen.

Metode Pemisahan Campuran

Ada beberapa metode yang digunakan untuk memisahkan campuran berdasarkan sifat fisikanya, yaitu:

Metode Penyaringan (Filtrasi)

Penyaringan dilakukan dengan cara memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut dalam cairan dengan melewatkannya pada saringan berpori. Umumnya campuran disaring menggunakan kertas saring yang ditaruh dalam corong gelas.

Pengkristalan (Kristalisasi)

Kristalisasi adalah cara pemisahan campuran antara zat padat terlarut dalam larutan dengan cara menguapkan pelarutnya. Contoh pemisahan campuran dengan cara kristalisasi yaitu membuat garam dapur dari air laut, membuat gula tebu dari tebu, dan membuat kembang gula (permen) dari gula tebu.

Penyubliman (Sublimasi)

Sublimasi merupakan cara pemisahan campuran antara zat padat dengan zat padat yang mudah menyublim. Pemisahan campuran dengan cara sublimasi dapat digunakan untuk memisahkan atau memurnikan zat-zat yang dapat menyublim seperti kapur barus, iodin, kafein, dan naftalena.

Kromatografi

Kromatografi adalah cara pemisahan campuran berdasarkan perbedaan koefisien difusi atau kecepatan perambatan dari komponen-komponen zat dalam suatu medium tertentu. Pada kromatografi, komponen-komponen zat akan dipisahkan antara dua buah fase yaitu fase diam dan fase gerak.

Penyulingan (Distilasi)

Distilasi adalah proses pemisahan campuran antara cat cair dengan zat cair berdasarkan perbedaan titik didihnya. Proses distilasi dilakukan dengan cara memanaskan labu distilasi yang berisi campuran secara perlahan-lahan sampai suhunya di atas suhu didih zat cair yang dipisahkan. Zat cair yang titik didihnya lebih rendah akan terpisah lebih dulu dibanding zat cair yang titik didihnya lebih tinggi.

Sumber artikel: kelas pintar

Soal dan Jawaban IPA Kelas 7 – Klasifikasi Materi dan Perubahannya

Selamat mengerjakan soal Soal Klasifikasi Materi dan Perubahannya IPA Kelas 7

Name Email

I Kerjakan soal-soal pilihan ganda berikut ini dengan memilih jawaban yang paling benar!


1. Berikut ini merupakan karangan yang disampaikan secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya yaitu;
2. Pada jaman dahulu, Nusantara merupakan penghasil rempah-rempah, seperti lada, vanili, dan cengkeh.

Pertanyaan yang paling tepat untuk ungkapan di atas adalah....

3. Berikut ini merupakan penggunaan kata tanya yang tepat untuk menanyakan penjelasan tentang proses terjadinya suatu peristiwa, yaitu;...
4. Yang tidak terdapat di dalam teks narasi di bawah ini adalah...

5. "Para atlit berangkat menuju tempat pertandingan menggunakan bus".


Kata tidak baku dalam kalimat di atas adalah

6. Yang mendiktekan kalimat "pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya" untuk kemudian dituliskan oleh Ir. Soekarno adalah...

7. Setelah teks Proklamasi jadi,  kemudian muncul permasalahan, yaitu...

8. Kosakata yang tidak baku pada teks tersebut adalah ...
9. Rumusan dasar negara dalam pembukaan UUD 1945 terletak pada ...
10. Paham berikut ini menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada negara kebangsaan disebut ....
11. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan...
12. Yang bukan merupakan  jiwa dan semangat 45 berikut ini adalah ...
13. komitmen dalam berbangsa dan bernegara sebagai siswa dan generasi muda adalah dengan cara ......
14. Setelah rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi, kemudian diterbitkan beberapa dokumen penetapannya, yang bukan merupakan dokumen penetapan tersebut yaitu....
15. Seperangkat aturan atau kaidah yang dijadikan pedoman bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, disebut…
16. Tanaman di bawah ini yang termasuk tumbuhan biji terbuka adalah…
17. Sifat laron yang terbang mengerumuni cahaya, merupakan tanda/ciri makhluk hidup ...
18. zat sisa yang dikeluarkan melalui kelenjar kulit adalah...
19. Kereta api sawunggalih menempuh jarak 20 km dalam waktu 15 menit. Kecepatan rata-rata kereta api tersebut adalah…
20. Suatu benda disebut bergerak lurus beraturan bila menunjukan ciri-ciri sebagai berikut ini :
21. Agus berlari sejauh 30 m dengan waktu tempuh selama 3 detik, maka kecepatan Agus berlari adalah…
22. Yang bukan merupakan manfaat keanekaragaman makhluk hidup adalah sebagai berikut, ...
23. Pola kehidupan berikut ini yang termasuk simbiosis parasitisme adalah…
24. Yang bukan merupakan jenis-jenis simbiosis berikut ini adalah...
25. Proses lahirnya individu baru disebut juga dengan istilah...
Daftar referensi:
http://jumadi.smpn1weru.sch.id/
https://www.amongguru.com/

Tinggalkan Balasan:

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *