Latihan Soal – Ulangan Harian – Penilaian Tengah Semester – Penilaian Akhir Semester SD SMP SMU

Pengertian dan Macam Gunung

Pengertian gunung yaitu bagian permukaan bumi yang menjulang dan merupakan tempat keluarnya magma ke permukaan bumi. Bentuk gunung bermacam-macam, ada yang berbentuk maar, perisai, dan bentuk strato.

Macam-macam Gunung

Volcano (gunung berapi)

gunung berapi

Volcano atau Gunung Berapi merupakan istilah yang dapat didefinisikan sebagai suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat meletus.Volcano memiliki permukaan lebih tinggi dari lapisan astenosfer lainya.

Jenis gunung api

Berdasarkan bentuk dan proses terjadinya, gunung api dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Gunung Api Maar

Gunung api maar adalah gunung api yang memiliki kawah di bagian puncaknya. Kata maar sendiri berarti danau tektonik yang terjal. Danau ini terbentuk karena sifat erupsi yang eksplosif atau letusan yang kuat. Bahan-bahan yang keluar dari letusan tersebut berupa material padat atau eflata. Contoh gunung api maar yang berada di Indonesia di antaranya adalah Gunung Dieng, Gunung Gamalama, dan Gunung Lamongan.

2. Gunung Api Perisai

Gunung api perisai memiliki alas yang luas dan bentuk lereng yang sangat landai. Hal ini disebabkan karena sifat erupsinya yang berupa letusan efusif atau magma yang keluar dengan cepat, mengalir dan menyebar di sekitar area gunung api. Gunung api perisai ini terjadi karena memiliki lava yang cair dengan tekanan yang lemah, serta dapur magma yang dangkal. Gunung api perisai banyak ditemui di Hawai, Amerika Serikat, seperti Gunung Mauna Loa, Gunung Mauna Kea, dan Gunung Kilauea.

3. Gunung Api Kerucut atau Strato.

Gunung api perisai terjadi karena adanya letusan dan lelehan atau eksplosif dan efusif yang terjadi secara terus-menerus dan bergantian. Sehingga, gunung ini membentuk suatu suatu kerucut yang lerengnya berlapis-lapis akibat letusan-letusan sebelumnya. Contoh gunung api perisai atau strato di Indonesia di antaranya Gunung Kerinci, Gunung Pangrango, dan Gunung Merbabu.

Folded Mountain (gunung yang mengalami pelipatan),

Folded Mountain di Ladakh, India., Foto: worldatlas.com

Folded Mountain merupakan formasi batuan kompleks yang dikenal sebagai lipatan. Ada banyak jenis lipatan yang berbeda. Para ilmuwan biasanya mengklasifikasikannya berdasarkan bentuknya. Apakah gunung tersebut memiliki cekungan tajam atau kurva lembut? Apakah mereka melipat ke dalam atau ke luar?

Sebuah lipatan gunung biasanya memiliki lebih dari satu jenis lipatan. Antiklin dan sinklin adalah lipatan yang paling umum. Sebuah antiklin berbentuk seperti tanda tanya. Batuan tertua terletak di tengah lipatan. Sinkronisasi berbentuk seperti huruf “U.” Batuan termuda terletak di tengah lipatan.

Kubah dan cekungan sering dianggap sebagai jenis lipatan. Kubah adalah serangkaian antiklin simetris. Bentuknya kira-kira seperti setengah bola. Seperti antiklin, batuan tertua di kubah ditemukan di tengah. Cekungan adalah cekungan di permukaan bumi. Seperti sinklin, cekungan memiliki batuan termuda di tengahnya.

Fault Block Mountain (blok patahan)

Fault Block Mountain

Blok patahan adalah blok batuan yang sangat besar, terkadang ratusan kilometer, yang diciptakan oleh tekanan tektonik dan lokal di kerak bumi. Area batuan dasar yang luas dipecah menjadi blok-blok oleh patahan. Blok dicirikan oleh litologi yang relatif seragam. Yang terbesar dari blok sesar ini disebut blok kerak. Blok kerak besar yang patah dari lempeng tektonik disebut terranes. Terran yang merupakan ketebalan penuh litosfer disebut lempeng mikro. Blok berukuran benua disebut berbagai mikrokontinen, pita benua, blok H, allochthon ekstensional dan tertinggi luar

Upwarped Mountain/ pegunungan yang melengkung

Istilah “pegunungan yang melengkung” mengacu pada gunung apa pun yang terbentuk saat kerak bumi membengkok atau “melengkung” ke atas.

Sebuah gunung ke atas dapat terbentuk dalam berbagai cara yang berbeda. Salah satu caranya adalah dengan naiknya magma ke bawah permukaan bumi, seperti pada saat pembentukan kubah gunung. Memang, kubah gunung dianggap sebagai jenis gunung yang melengkung ke atas.

Namun, ada proses geologis lain yang dapat membentuk pegunungan ke atas, termasuk pegunungan Fault Block Mountain/ blok patahan, tetapi ada beberapa perselisihan di antara ahli geologi tentang apakah ini adalah penggunaan yang paling tepat dari istilah ini.

Sumber:
https://outforia.com
https://pahamify.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *